Selasa, 17 Oktober 2017
DEPAN CARI BUKU ARTIKEL BANTUAN PENULIS KONTAK

» PROFIL PENULIS
» DETAIL
- unduh naskah PDF
- unduh naskah asli
- versi cetak
- sejarah versi
- kirim ke teman
- forum pembaca
» STATISTIK
- versi : 1
- naskah PDF : 3.897 KB
- naskah asli : 0 KB
- akses : 24.044 kali
- cetak : 230 kali
- unduh : 5.160 kali
- kirim : 0 kali
- forum : 0 pesan
» ARSIP BUKU-e

Judul : Tuntutan Praktis Menulis Makalah untuk Jurnal Ilmiah Internasional
Penulis : Mikrajuddin Abdullah
Keterangan : bidang - umum untuk jenjang lanjut
bahasa - Indonesia
tebal - 129 halaman
tahun - 2011
Penerbit : -
Situs alternatif : http://youmikra.blogspot.com/2010/02/diktat-ku.html
Berbagi : Facebook | Twitter

Deskripsi singkat :

    Satu hal yang sangat “mengenaskan” dalam dunia riset di tanah air adalah minimnya jumlah makalah yang terbit di jurnal ilmiah internasional yang dihasilkan oleh dosen dan peneliti di Indonesia. Dibandingkan dengan Negara tetangga saja, kita menjadi begitu rendah diri. Jika makalah ilmiah di jurnal internasional yang dihasilkan semua perguruan tinggi di Indonesia selama satu tahun dijumlahkan, maka jumlahnya masih kalah dengan yang dihasilkan salah satu universitas di Malaysia selama satu tahun juga! Apalagi jika dibandingkan dengan universitas di Singapura, bagaikan bumi dan galaksi. Institut Teknologi Bandung adalah perguruan tinggi di tanah air dengan jumlah makalah ilmiah terbanyak. Lembaga-lembaga penelitian seperti LIPI, LAPAN, BATAN, dan lain-lain yang focus kegiatannya adalah riset seharusnya menghasilkan makalah ilmiah dalam jumlah yang lebih banyak. Namun, kenyataannya jumlah makalah ilmiah yang mereka hasilkan jauh di bawah ITB, UI, dan UGM. Memang aneh di negeri ini, baik pemerintah maupun komunitas risetnya. Dana riset yang dikucurkan oleh pemerintah sangat kecil. Kalau mendengar dana riset yang diterima para dosen di Malaysia, sungguh air liur jatuh tak terbendung. Di sini, dana riset diadakan agar terlihat pemerintah juga memikirkan riset. Pada tahun 1990an, ketika program riset unggulan terpadu (RUT) dan hibah bersaing mulai digulirkan, besarnya dana riset untuk tiap topik penelitian sekitar Rp 100 juta. Angka ini setara dengan harga tiga mobil kijang baru. Saat ini besarnya dana riset tidak berbeda jauh, yang berarti setara dengan sepotong inova tipe G, atau tidak cukup untuk membeli satu mobil baru jenis apa pun, termasuk city car. Para peneliti juga payah dan terlalu banyak mengeluh. Akhir-akhir ini banyak sekali guru besar yang dihasilkan, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Tetapi produktivitas riset mereka menurun drastis. Justru yang produktif dalam riset kebanyakan bukanlah guru besar. Guru besar yang diharapkan menjadi ujung tombak kegiatan riset dan menjadi lokomotif dalam menghasilkan karya ilmiah bermutu berubah menjadi orang yang tidak menghasilkan riset yang signifikan. Mungkin dalam pikiran mereka tidak perlu lagi melakukan riset atau apa pun, karena jabatan sudah sampai di puncak. i Hand out tipis ini diperuntukan bagi dosen, peneliti, atau mahasiswa pasca sarjana yang masih memiliki keinginan menulis makalah di jurnal-jurnal internasional. Tidak peduli apa jabatannya; asisten, lektor, lektor kepala, atau guru besar. Buku ini merupakan kumpulan pengalaman penulis bagaimana menulis makalah ilmiah untuk dipublikasikan ke jurnal ilmiah internasional. Penulis mencoba menulis dalam bahasa yang tidak terlalu kaku, tetapi lebih dalam nuansa tutorial agar lebih mudah dipahami. Materi yang ada di hand out ini juga sudah sampaikan dalam sejumlah pelatihan/training kepada dosen, peneliti, dan mahasiswa pasca sarjana. Beberapa tempat pelatihan/training tersebut telah diadakan di Institut Teknologi Bandung (lebih dari sepuluh kali), Universitas Komputer Indonesia, Universitas Padjajaran, Universitas Islam Bandung, UIN Sunan Gunung Djati, PTNBR BATAN, Universitas Andalas, STT Telkom, Universitas Lampung, Institut Teknologi Sepuluh November, dan lain-lain. Mudah-mudahan hand out ini dapat sedikit membantu dalam menulis makalah ilmiah untuk publikasi di jurnal internsional. Terakhir penulis ingin sampaikan terima kasih kepada ananda Shafira Khairunnisa (SMAN 24 Bandung) yang telah mengecek sejumlah kesalahan ketikan.
  Dikelola oleh PDII LIPI Hak Cipta © 2007-2017 LIPI