Selasa, 24 April 2018
DEPAN CARI BUKU ARTIKEL BANTUAN PENULIS KONTAK

» PROFIL PENULIS
» DETAIL
- unduh naskah PDF
- unduh naskah asli
- versi cetak
- sejarah versi
- kirim ke teman
- forum pembaca
» STATISTIK
- versi : 1
- naskah PDF : 19.102 KB
- naskah asli : 0 KB
- akses : 4.375 kali
- cetak : 257 kali
- unduh : 400 kali
- kirim : 0 kali
- forum : 0 pesan
» ARSIP BUKU-e

Judul : Inovasi untuk Kesejahteraan Rakyat : Arah Penguatan SINas untuk Meningkatkan Kontribusi Iptek terhadap Pembangunan Nasional
Penulis : Suharna Surapranata dkk
Keterangan : bidang - umum untuk jenjang umum
bahasa - Indonesia
tebal - 150 halaman
tahun - 2011
Penerbit : Kementerian Riset dan Teknologi
Situs alternatif : http://www.ristek.go.id
Berbagi : Facebook | Twitter

Deskripsi singkat :

    Pembangunan nasional adalah rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan yang meliputi seluruh kehidupan masyarakat, bangsa dan negara untuk melaksanakan tugas mewujudkan tujuan nasional, sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Pasal 31 Ayat 5 UUD 1945 hasil amandemen ke-4 menyebutkan bahwa “Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk memajukan peradaban serta kesejahteraan umat manusia”. Dengan amandemen ini, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) mempunyai peran penting bagi upaya pencapaian kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat. Namun demikian, pembangunan iptek hanya akan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional dalam upaya meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat jika produk penelitian yang dihasilkan bisa didayagunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau dapat menjadi solusi bagi permasalahan nyata baik yang dihadapi pemerintah maupun masyarakat. Pemerintah telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014. Sebagai bagian yang terintegrasi dan berkelanjutan dari Rencana pembangunan jangka panjang (RPJP) 2005-2024, RPJMN 2010-2014 diarahkan untuk “Memantapkan penataan kembali Indonesia di segala bidang dengan menekankan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia termasuk pengembangan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta penguatan daya saing perekonomian”. Dalam rangka mewujudkan visi sebagai negara maju dan sejahtera pada tahun 2025, Indonesia bertekad mempercepat transformasi ekonomi. Untuk itu disusun Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang mengedepankan pendekatan tidak business as usual, melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan terfokus pada prioritas yang konkrit dan terukur. Namun demikian, MP3EI tetap merupakan bagian yang integral dalam sistem perencanaan pembangunan nasional yang telah ada. Tiga strategi utama pelaksanaan MP3EI adalah: [1] pengembangan potensi ekonomi pada enam koridor pembangunan, dengan cara mendorong investasi BUMN, swasta nasional, dan Foreign Direct Investment (FDI) pada 22 kegiatan ekonomi utama; [2] memperkuat konektivitas nasional melalui sinkronisasi rencana aksi untuk revitalisasi kinerja sektor riil; dan [3] pengembangan center of excellence di setiap koridor ekonomi, yang didorong melalui pengembangan SDM dan iptek yang sesuai untuk peningkatan daya saing. Kementerian Riset dan Teknologi sesuai dengan tugas dan fungsinya diamanahkan untuk membantu Presiden dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan serta koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang riset dan teknologi. Dalam RPJMN 2010-2014 Strategi pembangunan Iptek dilaksanakan melalui dua prioritas pembangunan yaitu: 1. Penguatan Sistem Inovasi Nasional (SINas) yang berfungsi sebagai wahana pembangunan Iptek menuju visi pembangunan Iptek dalam jangka panjang. 2. Peningkatan Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Iptek (P3 Iptek) yang dilaksanakan sesuai dengan arah yang digariskan dalam RPJPN 2005-2024. Fokus kebijakan Pembangunan IPTEK diarahkan untuk membangun sistem inovasi nasional (SINas) dalam rangka meningkatkan kontribusi IPTEK terhadap pembangunan nasional. SINas ini akan: (1) menciptakan ruang yang berfungsi sebagai“panggung inovasi”, agar terjadi interaksi dan kolaborasi yang baik antar aktor-aktor inovasi nasional dalam suasana yang kondusif; (2) mempercepat koordinasi dan intermediasi antara penyedia dan pengguna teknologi, (3) mendorong pemanfaatan hasil litbang guna menyelesaikan permasalahan pembangunan, meningkatkan daya saing, memberikan layanan kepada masyarakat serta mencapai kemandirian bangsa. Dalam rangka memberikan arah pembangunan riset dan teknologi nasional, maka disusun buku ‘Inovasi untuk Kesejahteraan Rakyat’ sebagai pegangan bersama bagi semua pihak terkait, sehingga koordinasi dapat dilaksanakan secara lebih optimal. Buku ini diharapkan dapat difungsikan sebagai instrumen untuk refocusing dan sinergi kegiatan dari berbagai kementerian, lembaga, dan pihak lainnya sebagai upaya kolektif agar lebih efektif dan efisien, memberikan arah dalam penyusunan rencana aksi atau panduan teknis lainnya, terutama dalam merencanakan dan melaksanakan berbagai aktivitas riset dan teknologi dalam rangka penguatan SINas.
  Dikelola oleh PDII LIPI Hak Cipta © 2007-2018 LIPI